Insyaallah mulai hari ini, saya akan melebarkan sayap, memang punya sayap hehehe, maksudnya mulai belajar membuat sinetron Komedi. Saya diajak oleh sahabat baik saya, mas Imam Salimi, seorang penulis skenario TV untuk menapaki dunia sinetron sebagai penulis skenario. Kalau nanti rezeki ya, bisa naik kelas jadi pemai, sutradara atau produser heheheh , masih mimpi sih.
Alhamdulillah 15 Janurai 2017 silam saya diajak meeting mas Imam, dengan pak Masriyas Syamas dan mbak Henny. Pak Martiyas ini sekaranag menjadi produser sebuah PH yakni Lunar Film dan beliau sudah puluhan tahun di dunia pertelevisian dan salah satu sinetronnya yang bagus adalah Islam KTP dan mungkin masih ada yang lain yang saya kurang tahu, maklum pemula.
Kalau mbak Henny ini penulis skenario senior dan juga penulis naskaha film. Nah untuk urusan ini saya hanya membantu beliau sambil belajar menulis skenario. Sedangkan mas Imam sekarang beklerja di Lunar Film, baru seminggu katanya. Dia yang jorokin saya nyebur dunia ini. terima kasih mas Imam, insyaallah saya mau banyak belajar .
Pertemuan kami berempat di mal Cipinang Indah adalah untuk membahas satu proyek sinteron komedi situasi yang akan tayang di salah satu Tv nasional pada jam prime time. Judulnya masih saya rahasiakan , tapi dari sinopsis global yang kubaca, sitkom ini sangat menarik. Banyak konflik dari tokoh utama, dan setting memungkin banyak bintang tamu yang akan masuk .
Tugas saya dalam penulis sitkom inilah membantu mbak Henny sebagai headwriternya, karena skenario ini dia yang buat dan tugas saya hanya mengukirnya supaya menarik. Saya diamanahi untuk membuat cerita ini lebih seru, lucu dan menghibur penonton. Semoga saya bisa membantu tugas ini dan mohon doa dri sahabat semua agar proyek pertama ini berjalan lancar dan sukses.
Semoga Allah swt selalu membimbing langkah kita...amiiin.
Mulai Hari Minggu, 22 Januari 2017 saya menonaktifkan Facebook saya untuk waktu yang belum tahu sampai kapan. Ada beberapa pertimbangan kenapa saya mematikan akun FB saya.
1. Mengganggu kesibukan, jujur minggu 2 ini saya sangat sibuk dengan beberepa kegiatan seperti proyek 3 buku sebagai ghostwriters , membantu menggarap 1 skenario sitkom dan agenda training penulisan. Keberadaan FB sangat menganggu konsentrasi dan fokus saya yang membuat tidak ada menyelesaikan target pekerjaan.
2. Kecanduan, ini yang saya tidak mau, kita merasa kalau tidak buka FB kok ada yang kurag, kalau nggak upadate status kayaknya tangan ini gatal. kalau nggak lihat beranda kayaknya gimana, sehingga melihat FB malaha memakan banyak waktu kita dan kita jadi kecanduan
3. Iklan tidak efektif, dari sisi bisnis, saya kurang berhasil menggunakan FB sebagai media promosi, mulai dari pelatihan penulisan online dan offline, jagoan content, penerbitan self publishing, penjualan buku dan terakhir stand up religi, dapat dikatakan tidak berhasil, mungkin hanya penjualan bukua anak Ali Gesit saja yang agak lumayan dan sekali dapat peserta penulisan online. Iklan berbayar di FB add juga gagal total meski baru bujet ratusan ribu. Jauh dari target yang diharapkan.
4. Maraknya ujaran kebencian, saling sindiri dan hujat yang marak di FB membuat eneg dan muak. namun penyebar hoax, yang kadang membuat terpancing untuk komentar dan sebagainya. Ternyata malah membawa energi negatif lebih besar daripada energi postifnya.
5. Ingin meningkatkan kualitas waktu dengan tanpa facebook, satu-satunya alasan saya buka karena nganggur saja, kalau banyak kerjaan insyaallah tidak.
Meski kadang tergoda untuk mengintip, namun perlu waktu untuk berpisah dengan FB. Unuk sementara waktu saya jothakan (musuhan ) dulu dengan FB. Namti kita baikan lagi, kapan yo mboh, karena FB saya lihat masih ada sisi postifnya termasuk diundang makan siang Presiden ke istana heheh
Seumur hidupnya, Rasulullah hanya pernah mengalami sakit dua kali sakit. Pertama, ketika diracun oleh seorang wanita Yahudi yang menghidangkan makanan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam di Madinah. Kedua, ketika menjelang wafatnya.
Pola makan seringkali dikaitkan dengan pengobatan karena makanan merupakan penentu proses metabolisme pada tubuh kita. Pakar kesehatan selama ini mengenal dua bentuk pengobatan yaitu pengobatan sebelum terjangkit penyakit atau preventif (ath thib Al wiqo’i) dan pengobatan setelah terjangkit penyakit (at thib al’ilaji).
Dengan mencontoh pola makan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, kita sebenarnya sedang menjalani terapi pencegahan penyakit dengan makanan (attadawi bil ghidza).
Hal itu jauh lebih baik dan murah daripada harus berhubungan dengan obat-obat kimia senyawa sintetik yang hakikatnya adalah racun, berbeda dengan pengobatan alamiah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam melalui makanan dengan senyawa kimia organik.
Beberapa gambaran pola hidup sehat Rasulullah berdasarkan berbagai riwayat yang bisa dipercaya, sebagai berikut:
1. Di pagi hari, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi. Organ tubuh tersebut merupakan organ yang sangat berperan dalam konsumsi makanan. Apabila mulut dan gigi sakit, maka biasanya proses konsumsi makanan menjadi terganggu.
2. Di pagi hari pula Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Al Qur’an, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh menunjukkan arti umum dan menyeluruh. Pada dasarnya, bisa menjadi obat berbagai penyakit. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.
“Sesungguhnya Rasulullah saw minum air zamzam sambil berdiri. “(Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani’, dari Husyaim, dari `Ashim al Ahwal dan sebagainya,dari Sya’bi, yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)
“Sesungguhnya Rasulullah saw menarik nafas tiga kali pada bejana bila Beliau minum. Beliau bersabda : “Cara seperti ini lebih menyenangkan dan menimbulkan kepuasan.” (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa’id, dan diriwayatkan pula oleh Yusuf bin Hammad,keduanya menerima dari `Abdul Warits bin Sa’id, dari Abi `Ashim, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)
“Minuman yang paling disukai Rasulullah saw adalah minuman manis yang dingin.”(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi `Umar, dari Sufyan, dari Ma’mar, dari Zuhairi, dari `Urwah, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
3. Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam senantiasa mengonsumsi tujuh butih kurma ajwa’ (matang). Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.
Hal itu terbuki ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar. Racun yang tertelan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam kemudian dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Salah seorang sahabat, Bisyir ibu al Barra’ yang ikut makan tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selamat dari racun tersebut.
4. Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Selain itu, Rasulullah juga mengonsumi makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan. Roti yang dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.
“Keluarga Nabi saw tidak pernah makan roti sya’ir sampai kenyang dua hari berturut-turut hingga Rasulullah saw wafat.” (Diriwayatkan oleh Muhammad bin al Matsani, dan diriwayatkan pula oleh Muhammad bin Basyar, keduanya menerima dari Muhammad bin Ja’far, dari Syu’bah, dari Ishaq, dari Abdurrahman bin Yazid, dari al Aswad bin Yazid, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
Sya’ir,khintah dan bur, semuanya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan “gandum” sedangkan sya’ir merupakan gandum yang paling rendah mutunya. Kadang kala ia dijadikan makanan ternak, namun dapat pula dihaluskan untuk makanan manusia. Roti yang terbuat dari sya’ir kurang baik mutunya sya’ir lebih dekat kepada jelai daripada gandum.
Abdurrahman bin Yazid dan al Aswad bin Yazid bersaudara, keduanya rawi yang tsiqat.”Rasulullah saw. tidak pernah makan di atas meja dan tidak pernah makan roti gandum yang halus, hingga wafatnya.”(Diriwayatkan oleh `Abdullah bin `Abdurrahman, dari’Abdullah bin `Amr –Abu Ma’mar-,dari `Abdul Warits, dari Sa’id bin Abi `Arubah, dari Qatadah, yang bersumber dari Anas r.a.)
“Sesungguhnya Rasulullah bersabda: “Saus yang paling enak adalah cuka.” Abdullah bin `Abdurrahman berkata : “Saus yang paling enak adalah cuka.”(Diriwayatkan oleh Muhammad bin Shal bin `Askar dan `Abdullah bin`Abdurrahman,keduanya menerima dari Yahya bin Hasan,dari Sulaiman bin Hilal, Hisyam bin Urwah, dari bapaknya yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
“Rasulullah saw bersabda : “Makanlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya. Sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi.”(Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Ahmad az Zubair, dan diriwayatkan pula oleh Abu Nu’aim, keduanya menerima dari Sufyan, dari ` Abdullah bin `Isa, dari seorang laki-laki ahli syam yang bernama Atha’, yang bersumber dari Abi Usaid r.a.)
5. Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selalu mengonsumsi sana al makki dan sanut. Menurut Prof. Dr. Musthofa, di Mesir deudanya mirip dengan sabbath dan ba’dunis. Mungkin istilahnya cukup asing bagi orang di luar Arab, tapi dia menjelaskan, intinya adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.
6. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak langsung tidur setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya juga bisa dengan shalat.
7. Disamping menu wajib di atas, ada beberapa makanan yang disukai Rasulullah tetapi tidak rutin mengonsumsinya. Diantaranya, tsarid yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak. Beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu air, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian, beliau juga senang makan buah anggur dan hilbah (susu).
“Nabi saw memakan qitsa dengan kurma (yang baru masak).”(Diriwayatkan oleh Isma’il bin Musa al Farazi, dari Ibrahim bin Sa’id, dari ayahnya yang bersumber dari `Abdullah bin Ja’far r.a.)
Qitsa adalah sejenis buah-buahan yang mirip mentimun tetapi ukurannya lebih besar (Hirbis) “Sesungguhnya Nabi saw memakan semangka dengan kurma (yang baru masak)”(Diriwayatkan oleh Ubadah bin `Abdullah al Khaza’i al Bashri, dari Mu’awiyah bin Hisyam,dari Sufyan, dari Hisyam bin `Urwah, dari bapaknya, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
8. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam sering menyempatkan diri untuk berolahraga. Terkadang beliau berolahraga sambil bermain dengan anak-anak dan cucu-cucunya. Pernah pula Rasulullah lomba lari dengan istri tercintanya, Aisyah radiyallahu’anha.
9. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak menganjurkan umatnya untuk begadang. Hal itu yang melatari, beliau tidak menyukai berbincang-bincang dan makan sesudah waktu isya. Biasanya beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh.
10. Pola makan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis).
Fakta-fakta di atas menunjukkan pola makan Rasulullah ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis). Inilah yang disebut dengan siklus alami tubuh yang menjadi dasar penerapan Food Combining (FC).
Selain itu, ada beberapa makanan yang dianjurkan untuk tidak dikombinasikan untuk dimakan secara bersama-sama. Makanan-makanan tersebut antara lain:
Jangan minum susu bersama makan daging. Jangan makan ayam bersama minum susu. Jangan makan ikan bersama telur. Jangan makan ikan bersama daun salad. Jangan minum susu bersama cuka. Jangan makan buah bersama minum susu Demikianlah Pola makan Rasulullah, semoga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bang Jago banyak orang taat ibadah dan rajin bekerja tapi kok tetap miskin ya? Tapi banyak yang gak ibadah tapi bisa kaya raya?
Sik sik sik, sebentar. kerja keras dan kekayaan itu bersanding, tapi tidak berhubungan. kerja keras itu kewajiban hamba, sedangkan rejeki itu area Tuhan. Tugas kita sebagai hamba hanya meminta, kemudian memantaskan diri untuk menerima yang kita minta. Kalau rezeki kita belum sesuai, syukuri dulu karena itu yang terbaik dari Tuhan. Tapi tetap dilanjutkan usaha dan doanya. Kalau hanya berdiam diri tanpa berusaha akan mencabut kepantasan kita untuk mendapat rezeki yang lebih besar. Kalau ada orang yang jarang ibadah tapi dikasih rezeki lebih, itu bukti Tuhan Maha Pengasih yang tak pernah pilih kasih, karena Tuhan itu Maha Adil, yang tidak ibadah pun kalau dia bekerja keras maka tetap akan diberi rezeki.
Gimana sudah mudheng atau masih kepyur ?
Sik sik sik tak jelaske sik ya, rezeki itu ada 2
1. Rezeki yang baik atau barokah
Yaitu rezeki yang diperoleh dari cara yang benar atau halalan thoyiban. Indikatornya rezeki yang baik adalah, bertambah nilai manfaatnya, cukup untuk kebutuhan, menjadikan hati tenang dan bahagia. Misalnya dapat duit sebulan cuma sejuta ndilalah kok cukup, ada saja yang ngasih makanan ke rumah. anaknya sehat semua, dan nggak minta aneh-aneh,
2. Rezeki yang tidak baik atau istijrot
Namanya saja sudah jelek didengar istijrot yang makan bisa monjrot hehehe. reseki model gioni yang didapat dari cara yang tidak benar misalnya mencuri, korupsi, menipu dan sibiginyi. jumlahnya berlimpah oh pastinya. kalau orang Jawa dilulu, minta apa saja dikasih sam Allah. tapi sekali jatuh jeder ..masuk KPK.
Biasanya pemakan rezeki model begini, kaya raya secara materi berlimpah, tapi, keluarga amburadul, anak bermasalah, kena penyakit yang obatnya ratusan juta , atau penyakit aneh yg gak sembuh-sembuh. Hindari rezeki yg beginian kagak ada enaknya,
Ada hobi yang mendatangkan setan
….. Permainan jalangkung
Dalam bahasa Indonesia itu banyak
kata yang salah kaprah
Misalnya salah satu, kenapa satu
salah …dua dan tiga tidak disalahkan
Harusnya satu diantaranya
Mati Lampu,…. gampang tinggal diganti
lampunya
Harusnya Mati listrik
Untuk mempersingkat Waktu……Waktu
kan nggak bisa dipersingkat
Memasak nasi, Nasi kan tinggal
dimakan masih dimasak …..Mestinya memasak beras
Naik ke atas, ……namanya naik
pasti ke atas kalau kebawah itu turun
Naik Busway, busway kan jalan bus…….Mestinya
naik bus transjakarta
Keluar Masuk, harusnya masuk
keluar……..Masak keluar dulu baru masuk
Yang Kencing Harap Disiram,
maksudnya orangnya yang disiram
Mestinya Sehabis kencing harap disiram
Titip absen, Absen artinya Tidak
hadir……..Harusnya titip tandatangan
Kawasan Bebas Asap Rokok, dikira
bebas untuk merokok
Mestinya Kawasan tanpa Asap Rokok
Jangan berpakaian seronok, seronok
itu artinya enak dilihat….Harusnya tidak seronok
Nyusul belakangan………Kalau duluan
namanya ninggal
Kalau nggak kembali lagi namanya
meninggal
Sebelum
jadi penulis saya bekerja memilih menjadi wartawan, ….karena tidak ada pilihan
Saya
awal bekerja di sebuah majalah berita mingguan.
Tapi
tahun kedua gaji mulai telat Lalu menjadi majalah Derita mingguan
Tahun
ketiga masih berdarah-darah, Akhirnya terbitnya berkala, kala-kala terbit……
kala-kala enggak.Bekerja jadi wartawan itu banyak suka dukanya Sukanya kalau
gajian nggak telat ……..dukanya kalau gajian telat Maka supaya nggak telat saya
tiap bulan bawa gaji dari rumah
Ternyata
nyeriitain si A sudah jadi materi kesehatan, si B materi pertanian
Pertanyaan yang sering diajukanwaktu reuni juga sudah bisa ditebak
....
:REUNI
Di usia 30-an :"KERJA di
mana ?" Di usia 40-an :"ANAK
sudah berapa ?" Di usia 50-an : "CUCU sudah berapa ?" Di usia 60-an :"Teman
kita yang sudah MENINGGAL ...,siapa aja yaa ...?" Di usia 70-an :"Teman
kita yang masih HIDUP ..., siapa aja yaa ...?"
REUNI Di
usia 80-an : "KAMU SIAPAyaaaa..??
Ketika reuni
kadang yang kaya dan miskin bikin grup sendiri
Harta kadang
menjadi jurang antar kawan lama
Yang jadi birokrat menjaga jarak Takut dimintai
proyek
Yang jadi pengusaha mulai jaim Takut dimintai
sumbangan
Yang jadi ustads terkenal banyak diamnya Takut
dimintai doa
Reuni jadi ajang
untuk pamer jabatan dan harta
Yang diomongin juga yang tinggi-tinggi
Ngomongin awan,
bintang, peswat dan sebagainya
Padahal saya
ke reuni untuk mengetahui kabar sang mantan
Kalau
hidupnya susah saya kan bisa bilang “Enak jamanku tho”
Tapi kalau
mantan sekarang hidupnya sudah enak
Lagunya
Brory “Ijinkan aku pergi”
Agar bisa
ketemu mantan gantilah dengan alumni
Sehingga masih
bisa reuni.
Terima
kasih….. Saya Dudun Purbakala selamat malam