Akhir2 ini media heboh memberitakan kunjungan Raja Salman ke Indonesia setelah 47 tahun atau tahun 1970. Raja Arab Saudi Fahd berkunjung ke Indonesia. Peristiwa langka ini benat-benar merupakan kehormatan bagi pemeintahan Jokowi maka penyambutannya pun dilakukan secara luar biasa. Kedatangan Raja Salman dari 1 hingga 9 maret 2017 disertai dengan gerbong yang super fantastis.
Raja Salman direncanakan akan membawa 10 menteri, 25 pangeran 1500 rombongan dengan mencarter 15 pesawat penumpang dan 7 pesawat cargo untuk barang2 mereka. Raja Salman juga akan membawa investusai yang nilanya cukup besar yakni 300 trilyun rupiah.Raja Salman meruakan raja terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai 200 triiluin rupiah.
Rencana nya Raja Salman akan meninap di hotel termewah di Jakarta yakni Ritz Cartlon, yang sewa kamarnya Rp 133 juta sehari dengan luas 400 meter persegi. Tamu yang lain pun sudah membooking hotel yang lain untuk menginap selama di Indonesia. Bali menjadi salah satu tujuan Raja Salman datang ke Indonesia untuk beristirahat. Rencana kedatangan raja berusia 81 tahun itu menyedot perhatian publik dan menjadi momentum untuk meningkatkan citra pariwisata Indonesia.
Masalah Kuota Haji
Raja Arab dinela dnegan gekar Khadimul al Haramain atau pelayan 2 kota suci yakni mekah dan madinah. maka haji alam m,enjadi agenda yang dibawha dalam pertemuan anatara presiden Jokosi dan Raja Salman. Apalagi Indonesia sedang kelimpungan karena waiting jamaah haji yang cukup lama. Inilah momentum yg tepat bagi Jokowi untuk curhat dengan Raja dari bani Saud tersebut.
Haji ke tanah suci adalah idaman setiap muslim. Karena haji merupakan rukun Islam yang ke-5. Syarat dari Haji adalah harus istithoa atau mampu. Mampu secara materi karena memerlukan biaya yang tidak sedikit dan mampu secara fisik karena memerlukan tenaga yang cukup.
Sebelum tahun 2008, di Indonesia orang bayar ONH tahun itu juga langsung berangkat. Namun sejak tahun 2008 antrean Haji mulai terjadi, awalnya hanya setahun dua tahun menunggu, Kini di 2017 rata-rata daftar tunggu Haji mencapai 17 tahun untuk ONH reguler dan sekitar 6 tahun untuk Haji Khusus.
Hal ini membuktikan semakin sempitnya kuota haji sementara tingkat kemampuan calon haji semakin besar. Maka selain penmabahan kuota, pemerintah juga harus mengatur agar memberi kesempatan pada jamaah yg sepuh, belum berhaji untuk prioritas ke tanah suci.
Kedatangan Raja Salman ke Indonesia menjadi momentum yg bagus untuk meminta tambahan kuota haji agar dapat memangkas waiting list yang maha panjang, Seyogyanya sebagai negara dengan waiting list terpanjang di Indonesia ada spesial seat bagi jamaah Indonesia mengingat antuasisme yang tinggi,
Memang saat musim Haji , kota suci hanya menampung sekitar 3 juta an umat Islam. Dan saat ini jumlah kuota Haji RI mencapai 178 ribu jamaah, Sebagai pelayan 2 kota suci, Raja Salman pun sudah melakukan banyak pengembangan agar masjidil Haram mampu menampung sebanyak mingkin Jamaah,
Semoga kedatangan Raja Salman , raja Arab yang sudah 47 tahun tidak singgah di Indonesia memberi dampak nyata terjadi permasalahan haji di Indonesia.
Tanggal 9 Februari 2017 adalah hari yang penuh duka dalam perjalanan hidupku. Pada hari Kamis jam 07.45 WIB di RS Kasih Ibu. Solo, Ibu menghembuskan nafasnya yang terakhir untuk kembali ke hadirat Alloh Swt. Inna lillahi wa inna ilaihi roijin. Ibu meninggal pada usia hampir 72 tahun. Ibu lahir di Sukoharjo 4 Mei 1945 dan meninggal pada 9 Februari 2017. Sedangkan Bapak sudah dipanggil Alloh lebih dulu sekitar tgl 14 Januari 1996 silam. Maka di usiaku yang ke 42 tahun, aku kini menjadi Yatim Piatu.
Aku merasa kehilangan karena merasa belum memberi pengabdian anak kepada Ibu. Ibu tinggal sendiri di Solo, ada adik yang rumahnya sekitar 5 km dari rumah Ibu. Sementara saudara yang lain tinggal di Jakarta. Komunikasi terakhir aku dengan ibu sebelum sakit adalah 5 Januari 2017 lalu dalam sms itu aku menanyakan kesehatan Ibu dan ibu menjawab sehat habis kontrol dari dokter, ibu memang rajin berobat dan kontrol ke dokter karena penyakit gula dan esteophorosis.
Tanggal 1 Februari aku dikabari ibu masuk rumah sakit karena sesak nafas dan digotong saudara dan tetangga ke RS. Tanggal 3 Februri pun aku pulang ke Solo menengok Ibu. Kondisi Ibu sadar tapi nafas sesak, sehingga harus diinfus dan dioksigen. Aku memberi semangat ibu, memijat badannya yang pegal dan melap lap tubuh ibu. Sejak dirawat memang ibu hanya terbaring dan harus buang hajat dengan pispot, untuk tidur terlentang pun tak bisa karena sesak nafas sehingga hanya tidur sambil bersandar,
Selama 3 hari di Solo, aku mengingatkan ibu agar selalu sholat meski sakit dengan tayamum, dan senantiasa berdzikir mengucap Laa ilaha ilallah atau kalau tidak bisa cukup kata Alloh. AKu berharap ketika meininggal Ibu bisa mengucap kalimat Laa ilaha ilallah, Tanggal 6 Februari aku pamit ibu akan pulang ke Jakarta karena ada urusan pekerjaan. Aku mencium pipi ibu dan tangannya, Saat itu menatap dengan tatapkan yang kosong. Ternyata itu adalah terakhir kalinya aku melihat Ibu.
Saat itu sebelum kembali ke jakarta , dokter Internes mengatakan Ibu boleh pulang. Kami pun senang meski ibu masih mengenakan tabung oksigen. Aku ingin ibu bisa sembuh sesaknya dulu baru pulang. Dan akhirnya ibu pun digeser ke kamar dekat jendela. Akhirnya aku kembali ke Jakarta dengan bus malam.
Kamis 9 Februari 2017, mas menelpon ibu sudah kritis kondisnya,. Aku pun segera memesan tiket pesawat 4 buah untuk aku istri dan anak . Jam 7.45 mas mengabari ibu sudah meninggal. Aku sedih menangis , meratapi kepedihan ditinggal seorang Ibu. Ibu terlalu cepat pergi dan kembali kepada IIahi. Akhirnya kami pun pulang dan memakamlan ibu secara Islam. Ibu dikuburkan disamping makam Bapak di hastana Daksinoloyo Danyung, Sukoharjo atau sekitar 5 Km dari rumah. Dikuburkan pada jumat 10 Februari 2017 jam 10 siang. ratusan orang datang dengan langit yang mendung.
Alhamdulillah selama berhari2 Solo hujan, pada hari Jumat itu terang benderang hingga Mangrib sehingga prosesi pemakana berlangsung lancar, Jenasah Ibu pun sangat berseri. Aku mencuim jasad beliau sebelum dimandikan dan dikafani. Prosesi pemakanan dilakukan hari Jumat tepat saat SMP di depan rumah libur sehingga jalanan bisa dipasang tenda. Dan lurah pun datang memberi sambutan karena Ibu sangat aktif hingga akhir hayar di kegiatan masayarakat, Meski kehilangan aku yakin Ibu khusnul khotimah di akhir hayatnya.
Ibu sabar dan pekerja keras
Ibu dilahirkan dengan nama Solikati anak pertama dari mbah Resodiharjo dengan 8 bersaudara, Sejak kecil ibu membantu bapak mencari nafkah dengan menerima jahitan. Ketika SD aku yang membawa jahitan ibu untuk diobras. Bahkan di akhr hayat pun ibu masih menjahit , meskipun aku sudah melarangnya. Mungkin ibu nggak enak menolak jahitan atau untuk kesibukan Ibu di rumah. Kerjaan ayah sebagai mantri kesehatan swasta kurang ramai.
Alhamdulillah pada 2006 silam Ibu sudah berangkat melaksanakan rukun islam ke 5 di tanah suci. Dan setelah itu ibu aktif di kegiatan Ikatan persaudaraan haji, Posyandu, arisan keluarga dan RT serta wanita Islam. dan alhamdulillah Ibu dikenal baik di kalangan tetangga dan teman-teman pengajian. Setiap habis magrib hngga Isya ibu masih belajar mengaji al Quran di masjid al Huda dekat rumah. Selain itu Ibu masih suka nitih sepeda onthel, Dua hari sebelum meninggal Ibu masih membawa sepeda dan sempat disapa pak RT.
Ibu jarang mengeluh meski sakit, Ibu biasa hidup mandiri dan tidak suka merepotklan orang. Tak lupa Ibu selalu mendoakan anak-anaknya menjadi anak yang sholeh dan rezeki yang berkah. Buatku Ibu adalah wanita yang luar biasa. Semoga Ibu tenang bersama Bapak di Surga, dan suatu saat nanti aku pun akan meninggal dan insyaalllah kita akan berkumpul di Surga. Berkumpul dengan ibu bapak, suadara dan keluarga tercinta dalam keridhoaan Alloh Swt.
Kini aku harus menerima takdir Alloh. Ini adalah yang terbaik, aku harus berjuang untuk anak-anak dan keluarga serta mendidik mereka agar menjadi anak-anak yang sholeh. aku hanya bisa mengirim doa untuk Ibu dan Bapak , dan beramal dengan niat untuk Ibu dan Bapak. Semoga Alloh mengampuni semua dosa Ibu dan Bapak serta menerima amalnya dan memasukkannya ke dalam surga. Amiin . Allahummaghfirli waliwalidayya warhamhuma kama robbayani soghiro.... Ya Allah Ampunilah dosa kedua orang tuaku dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku diwaktu kecil... .
Insyaallah mulai hari ini, saya akan melebarkan sayap, memang punya sayap hehehe, maksudnya mulai belajar membuat sinetron Komedi. Saya diajak oleh sahabat baik saya, mas Imam Salimi, seorang penulis skenario TV untuk menapaki dunia sinetron sebagai penulis skenario. Kalau nanti rezeki ya, bisa naik kelas jadi pemai, sutradara atau produser heheheh , masih mimpi sih.
Alhamdulillah 15 Janurai 2017 silam saya diajak meeting mas Imam, dengan pak Masriyas Syamas dan mbak Henny. Pak Martiyas ini sekaranag menjadi produser sebuah PH yakni Lunar Film dan beliau sudah puluhan tahun di dunia pertelevisian dan salah satu sinetronnya yang bagus adalah Islam KTP dan mungkin masih ada yang lain yang saya kurang tahu, maklum pemula.
Kalau mbak Henny ini penulis skenario senior dan juga penulis naskaha film. Nah untuk urusan ini saya hanya membantu beliau sambil belajar menulis skenario. Sedangkan mas Imam sekarang beklerja di Lunar Film, baru seminggu katanya. Dia yang jorokin saya nyebur dunia ini. terima kasih mas Imam, insyaallah saya mau banyak belajar .
Pertemuan kami berempat di mal Cipinang Indah adalah untuk membahas satu proyek sinteron komedi situasi yang akan tayang di salah satu Tv nasional pada jam prime time. Judulnya masih saya rahasiakan , tapi dari sinopsis global yang kubaca, sitkom ini sangat menarik. Banyak konflik dari tokoh utama, dan setting memungkin banyak bintang tamu yang akan masuk .
Tugas saya dalam penulis sitkom inilah membantu mbak Henny sebagai headwriternya, karena skenario ini dia yang buat dan tugas saya hanya mengukirnya supaya menarik. Saya diamanahi untuk membuat cerita ini lebih seru, lucu dan menghibur penonton. Semoga saya bisa membantu tugas ini dan mohon doa dri sahabat semua agar proyek pertama ini berjalan lancar dan sukses.
Semoga Allah swt selalu membimbing langkah kita...amiiin.
Mulai Hari Minggu, 22 Januari 2017 saya menonaktifkan Facebook saya untuk waktu yang belum tahu sampai kapan. Ada beberapa pertimbangan kenapa saya mematikan akun FB saya.
1. Mengganggu kesibukan, jujur minggu 2 ini saya sangat sibuk dengan beberepa kegiatan seperti proyek 3 buku sebagai ghostwriters , membantu menggarap 1 skenario sitkom dan agenda training penulisan. Keberadaan FB sangat menganggu konsentrasi dan fokus saya yang membuat tidak ada menyelesaikan target pekerjaan.
2. Kecanduan, ini yang saya tidak mau, kita merasa kalau tidak buka FB kok ada yang kurag, kalau nggak upadate status kayaknya tangan ini gatal. kalau nggak lihat beranda kayaknya gimana, sehingga melihat FB malaha memakan banyak waktu kita dan kita jadi kecanduan
3. Iklan tidak efektif, dari sisi bisnis, saya kurang berhasil menggunakan FB sebagai media promosi, mulai dari pelatihan penulisan online dan offline, jagoan content, penerbitan self publishing, penjualan buku dan terakhir stand up religi, dapat dikatakan tidak berhasil, mungkin hanya penjualan bukua anak Ali Gesit saja yang agak lumayan dan sekali dapat peserta penulisan online. Iklan berbayar di FB add juga gagal total meski baru bujet ratusan ribu. Jauh dari target yang diharapkan.
4. Maraknya ujaran kebencian, saling sindiri dan hujat yang marak di FB membuat eneg dan muak. namun penyebar hoax, yang kadang membuat terpancing untuk komentar dan sebagainya. Ternyata malah membawa energi negatif lebih besar daripada energi postifnya.
5. Ingin meningkatkan kualitas waktu dengan tanpa facebook, satu-satunya alasan saya buka karena nganggur saja, kalau banyak kerjaan insyaallah tidak.
Meski kadang tergoda untuk mengintip, namun perlu waktu untuk berpisah dengan FB. Unuk sementara waktu saya jothakan (musuhan ) dulu dengan FB. Namti kita baikan lagi, kapan yo mboh, karena FB saya lihat masih ada sisi postifnya termasuk diundang makan siang Presiden ke istana heheh
Seumur hidupnya, Rasulullah hanya pernah mengalami sakit dua kali sakit. Pertama, ketika diracun oleh seorang wanita Yahudi yang menghidangkan makanan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam di Madinah. Kedua, ketika menjelang wafatnya.
Pola makan seringkali dikaitkan dengan pengobatan karena makanan merupakan penentu proses metabolisme pada tubuh kita. Pakar kesehatan selama ini mengenal dua bentuk pengobatan yaitu pengobatan sebelum terjangkit penyakit atau preventif (ath thib Al wiqo’i) dan pengobatan setelah terjangkit penyakit (at thib al’ilaji).
Dengan mencontoh pola makan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, kita sebenarnya sedang menjalani terapi pencegahan penyakit dengan makanan (attadawi bil ghidza).
Hal itu jauh lebih baik dan murah daripada harus berhubungan dengan obat-obat kimia senyawa sintetik yang hakikatnya adalah racun, berbeda dengan pengobatan alamiah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam melalui makanan dengan senyawa kimia organik.
Beberapa gambaran pola hidup sehat Rasulullah berdasarkan berbagai riwayat yang bisa dipercaya, sebagai berikut:
1. Di pagi hari, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi. Organ tubuh tersebut merupakan organ yang sangat berperan dalam konsumsi makanan. Apabila mulut dan gigi sakit, maka biasanya proses konsumsi makanan menjadi terganggu.
2. Di pagi hari pula Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin yang dicampur dengan sesendok madu asli. Khasiatnya luar biasa. Dalam Al Qur’an, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh menunjukkan arti umum dan menyeluruh. Pada dasarnya, bisa menjadi obat berbagai penyakit. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.
“Sesungguhnya Rasulullah saw minum air zamzam sambil berdiri. “(Diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani’, dari Husyaim, dari `Ashim al Ahwal dan sebagainya,dari Sya’bi, yang bersumber dari Ibnu `Abbas r.a.)
“Sesungguhnya Rasulullah saw menarik nafas tiga kali pada bejana bila Beliau minum. Beliau bersabda : “Cara seperti ini lebih menyenangkan dan menimbulkan kepuasan.” (Diriwayatkan oleh Qutaibah bin Sa’id, dan diriwayatkan pula oleh Yusuf bin Hammad,keduanya menerima dari `Abdul Warits bin Sa’id, dari Abi `Ashim, yang bersumber dari Anas bin Malik r.a.)
“Minuman yang paling disukai Rasulullah saw adalah minuman manis yang dingin.”(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi `Umar, dari Sufyan, dari Ma’mar, dari Zuhairi, dari `Urwah, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
3. Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam senantiasa mengonsumsi tujuh butih kurma ajwa’ (matang). Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.
Hal itu terbuki ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar. Racun yang tertelan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam kemudian dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Salah seorang sahabat, Bisyir ibu al Barra’ yang ikut makan tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selamat dari racun tersebut.
4. Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun. Selain itu, Rasulullah juga mengonsumi makanan pokok seperti roti. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan. Roti yang dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.
“Keluarga Nabi saw tidak pernah makan roti sya’ir sampai kenyang dua hari berturut-turut hingga Rasulullah saw wafat.” (Diriwayatkan oleh Muhammad bin al Matsani, dan diriwayatkan pula oleh Muhammad bin Basyar, keduanya menerima dari Muhammad bin Ja’far, dari Syu’bah, dari Ishaq, dari Abdurrahman bin Yazid, dari al Aswad bin Yazid, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
Sya’ir,khintah dan bur, semuanya diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan “gandum” sedangkan sya’ir merupakan gandum yang paling rendah mutunya. Kadang kala ia dijadikan makanan ternak, namun dapat pula dihaluskan untuk makanan manusia. Roti yang terbuat dari sya’ir kurang baik mutunya sya’ir lebih dekat kepada jelai daripada gandum.
Abdurrahman bin Yazid dan al Aswad bin Yazid bersaudara, keduanya rawi yang tsiqat.”Rasulullah saw. tidak pernah makan di atas meja dan tidak pernah makan roti gandum yang halus, hingga wafatnya.”(Diriwayatkan oleh `Abdullah bin `Abdurrahman, dari’Abdullah bin `Amr –Abu Ma’mar-,dari `Abdul Warits, dari Sa’id bin Abi `Arubah, dari Qatadah, yang bersumber dari Anas r.a.)
“Sesungguhnya Rasulullah bersabda: “Saus yang paling enak adalah cuka.” Abdullah bin `Abdurrahman berkata : “Saus yang paling enak adalah cuka.”(Diriwayatkan oleh Muhammad bin Shal bin `Askar dan `Abdullah bin`Abdurrahman,keduanya menerima dari Yahya bin Hasan,dari Sulaiman bin Hilal, Hisyam bin Urwah, dari bapaknya yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
“Rasulullah saw bersabda : “Makanlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya. Sesungguhnya ia berasal dari pohon yang diberkahi.”(Diriwayatkan oleh Mahmud bin Ghailan, dari Abu Ahmad az Zubair, dan diriwayatkan pula oleh Abu Nu’aim, keduanya menerima dari Sufyan, dari ` Abdullah bin `Isa, dari seorang laki-laki ahli syam yang bernama Atha’, yang bersumber dari Abi Usaid r.a.)
5. Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selalu mengonsumsi sana al makki dan sanut. Menurut Prof. Dr. Musthofa, di Mesir deudanya mirip dengan sabbath dan ba’dunis. Mungkin istilahnya cukup asing bagi orang di luar Arab, tapi dia menjelaskan, intinya adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.
6. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak langsung tidur setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya juga bisa dengan shalat.
7. Disamping menu wajib di atas, ada beberapa makanan yang disukai Rasulullah tetapi tidak rutin mengonsumsinya. Diantaranya, tsarid yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak. Beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu air, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula. Kemudian, beliau juga senang makan buah anggur dan hilbah (susu).
“Nabi saw memakan qitsa dengan kurma (yang baru masak).”(Diriwayatkan oleh Isma’il bin Musa al Farazi, dari Ibrahim bin Sa’id, dari ayahnya yang bersumber dari `Abdullah bin Ja’far r.a.)
Qitsa adalah sejenis buah-buahan yang mirip mentimun tetapi ukurannya lebih besar (Hirbis) “Sesungguhnya Nabi saw memakan semangka dengan kurma (yang baru masak)”(Diriwayatkan oleh Ubadah bin `Abdullah al Khaza’i al Bashri, dari Mu’awiyah bin Hisyam,dari Sufyan, dari Hisyam bin `Urwah, dari bapaknya, yang bersumber dari `Aisyah r.a.)
8. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam sering menyempatkan diri untuk berolahraga. Terkadang beliau berolahraga sambil bermain dengan anak-anak dan cucu-cucunya. Pernah pula Rasulullah lomba lari dengan istri tercintanya, Aisyah radiyallahu’anha.
9. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak menganjurkan umatnya untuk begadang. Hal itu yang melatari, beliau tidak menyukai berbincang-bincang dan makan sesudah waktu isya. Biasanya beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh.
10. Pola makan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis).
Fakta-fakta di atas menunjukkan pola makan Rasulullah ternyata sangat cocok dengan irama biologi berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis). Inilah yang disebut dengan siklus alami tubuh yang menjadi dasar penerapan Food Combining (FC).
Selain itu, ada beberapa makanan yang dianjurkan untuk tidak dikombinasikan untuk dimakan secara bersama-sama. Makanan-makanan tersebut antara lain:
Jangan minum susu bersama makan daging. Jangan makan ayam bersama minum susu. Jangan makan ikan bersama telur. Jangan makan ikan bersama daun salad. Jangan minum susu bersama cuka. Jangan makan buah bersama minum susu Demikianlah Pola makan Rasulullah, semoga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bang Jago banyak orang taat ibadah dan rajin bekerja tapi kok tetap miskin ya? Tapi banyak yang gak ibadah tapi bisa kaya raya?
Sik sik sik, sebentar. kerja keras dan kekayaan itu bersanding, tapi tidak berhubungan. kerja keras itu kewajiban hamba, sedangkan rejeki itu area Tuhan. Tugas kita sebagai hamba hanya meminta, kemudian memantaskan diri untuk menerima yang kita minta. Kalau rezeki kita belum sesuai, syukuri dulu karena itu yang terbaik dari Tuhan. Tapi tetap dilanjutkan usaha dan doanya. Kalau hanya berdiam diri tanpa berusaha akan mencabut kepantasan kita untuk mendapat rezeki yang lebih besar. Kalau ada orang yang jarang ibadah tapi dikasih rezeki lebih, itu bukti Tuhan Maha Pengasih yang tak pernah pilih kasih, karena Tuhan itu Maha Adil, yang tidak ibadah pun kalau dia bekerja keras maka tetap akan diberi rezeki.
Gimana sudah mudheng atau masih kepyur ?
Sik sik sik tak jelaske sik ya, rezeki itu ada 2
1. Rezeki yang baik atau barokah
Yaitu rezeki yang diperoleh dari cara yang benar atau halalan thoyiban. Indikatornya rezeki yang baik adalah, bertambah nilai manfaatnya, cukup untuk kebutuhan, menjadikan hati tenang dan bahagia. Misalnya dapat duit sebulan cuma sejuta ndilalah kok cukup, ada saja yang ngasih makanan ke rumah. anaknya sehat semua, dan nggak minta aneh-aneh,
2. Rezeki yang tidak baik atau istijrot
Namanya saja sudah jelek didengar istijrot yang makan bisa monjrot hehehe. reseki model gioni yang didapat dari cara yang tidak benar misalnya mencuri, korupsi, menipu dan sibiginyi. jumlahnya berlimpah oh pastinya. kalau orang Jawa dilulu, minta apa saja dikasih sam Allah. tapi sekali jatuh jeder ..masuk KPK.
Biasanya pemakan rezeki model begini, kaya raya secara materi berlimpah, tapi, keluarga amburadul, anak bermasalah, kena penyakit yang obatnya ratusan juta , atau penyakit aneh yg gak sembuh-sembuh. Hindari rezeki yg beginian kagak ada enaknya,